Membatalkan penjualan
Untuk: kasir, pemilik, pengelola · Di: HP, komputer · Tanpa internet: ya
Penjualan yang sudah tersimpan tidak bisa diubah atau dihapus. Kalau salah, misalnya salah barang, salah jumlah, atau pelanggan batal, batalkan penjualannya, lalu catat penjualan baru yang benar.
Membatalkan membuat struk pembatal. Struk asli tetap tercatat, dan pembatal mengurangi omzet hari pembatalan dicatat. Pembatalan selalu seluruh transaksi, tidak bisa sebagian.
Langkah
- Buka Riwayat. Struk hari lain dicari dengan nomor struknya di kotak cari.
- HP: ketuk struknya, lalu "Batalkan transaksi". Komputer: pilih barisnya, lalu "Batalkan …".
- Isi "Alasan" (wajib), misalnya "Salah pilih barang".
- Kalau diminta "PIN pemilik atau pengelola", atasan mengetik PIN-nya di perangkat yang sama.
- Tekan "Batalkan transaksi".
Kalau penjualan itu dibayar tunai, uang tunainya dihitung keluar dari laci shift yang sedang terbuka. Kembalikan uangnya ke pelanggan dari laci itu.
Siapa yang boleh
- Pemilik dan pengelola membatalkan sendiri.
- Kasir: bawaannya perlu PIN pemilik atau pengelola. Pemilik bisa mengizinkan kasir membatalkan sendiri lewat kebijakan usaha di web.
Kalau tombolnya tidak bisa ditekan
| Pesan | Artinya |
|---|---|
| "Transaksi ini sudah dibatalkan." | sudah ada pembatalnya |
| "Pembatal tidak bisa dibatalkan." | struk itu sendiri pembatal; catat penjualan baru kalau perlu |
| "Transaksi ini ditolak server…" | penjualan itu tidak pernah masuk laporan, jadi tidak perlu dibatalkan |
| "Transaksi ini tidak ada di HP/komputer ini." | pembatalan dibuat di perangkat yang mencatat penjualannya |
| "Usaha ini mewajibkan shift." | buka shift dulu di Laci |