Serloka Panduan

Buka dan tutup laci

Untuk: kasir · Di: HP, komputer · Tanpa internet: ya

Shift adalah masa kerja satu kasir di satu perangkat, dari buka laci sampai menghitung uang di laci. Dengan shift, pemilik tahu berapa uang yang seharusnya ada di laci dan siapa yang memegangnya.

Shift bisa dibuka dan ditutup tanpa internet. Kalau pemilik tidak mewajibkan shift, menjual tetap bisa tanpa shift. Kalau diwajibkan, tombol bayar mati sampai shift dibuka.

Buka shift

  1. Buka Laci.
  2. Isi "Modal di laci", yaitu uang yang ada di laci sebelum menjual, misalnya uang kembalian.
  3. Tekan "Buka shift".

Selama shift terbuka, setiap penjualan di perangkat ini masuk ke shift itu. Satu perangkat hanya punya satu shift terbuka. Berganti kasir: tutup shift, lalu kasir berikutnya membuka shift baru.

Tutup shift

  1. Buka Laci. Kasir menampilkan "Seharusnya", yaitu isi laci menurut catatan: modal awal + penjualan tunai − pembatalan tunai. Kembalian tidak dihitung karena sudah keluar dari laci.
  2. Hitung uang di laci. Ketik jumlah lembar setiap pecahan (100.000 sampai 2.000), lalu rupiah untuk "1.000 dan koin". Kasir menjumlahkan rupiahnya.
  3. Lihat "Selisih". Kalau bukan 0, isi "Alasan selisih" (wajib), misalnya "Kembalian koin kurang".
  4. Tekan "Tutup shift".

QRIS dan transfer tidak masuk laci, jadi tidak ikut dihitung.

Hasil tutup shift dikirim ke server seperti penjualan, dan pemilik melihatnya di laporan web, bagian "Shift dan laci".

Kas masuk dan keluar selain penjualan, misalnya membeli es batu dari laci, belum bisa dicatat di Kasir.